Harga Mobil Akan Merangkak Naik

Harga Mobil Akan Merangkak Naik

Saat ini kondisi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika terus menurun, bahkan saat ini mencapai angka Rp 14.000,- yang tentu saja berdampak pada berbagai bidang, salah satunya berpengaruh terhadap harga jual mobil.

Yongki Sugiarto selaku Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan bahwa dampak terparah akan dirasakan oleh agen pemegang merek (APM) yang mengimpor kendaraan secara utuh (CBU).

“Beberapa merek mobil masih mengimpor mobil secara utuh. Ada juga yang melakukan completely knock down (CKD) tapi bahannya impor. Lalu industri komponen, bahan bakunya juga dari luar negeri. Semuanya ini berkaitan dengan nilai dolar,” jelasnya saat konferensi pers Gaikindo di perhelatan GIIAS, ICE, BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (25/8/2015).

Dengan kondisi ini, Yongki mengatakan bahwa tidak ada pilihan lagi bagi APM selain meningkatkan harga jual produk mereka bila kondisi ini terus berlanjut. Peningkatan ini akan dimulai oleh pelaku industri komponen automotif yang melakukan dan akan disusul oleh distributor mobil.

“Kalau harga bahan baku komponennya dinaikkan, harga parts-nya naik. Kalau sudah begini, harga mobil dipastikan akan naik. Maka itu diharapkan semuanya cepat membaik, biar tidak perlu ada kenaikan harga. Karena jika harga sudah naik maka daya beli juga akan kembali menurun,” pungkas dia.

Selengkapnya: http://iotomotif.com/harga-mobil-akan-kembali-naik/38742#ixzz3kASmB5kS
Follow us: @iotomotif on Twitter | iotomotif on Facebook
Share on Google Plus

About Blog Media

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment